Longsor Cina: Pria yang terkubur 60 jam berhasil diselamatkan

Sumber gambar, Reuters
Seorang pria yang terkubur sekitar 60 jam di dalam reruntuhan akibat longsor di Shenzhen, Cina, berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, demikian laporan media pemerintah.
Pria berusia 19 tahun itu ditemukan di bawah bangunan yang runtuh. Saat ini dia tengah dirawat oleh tim medis, kata Kantor berita Cina, Xinhua.
Longsor, yang terjadi pada hari Minggu (20/12), telah <link type="page"><caption> meruntuhkan lebih dari 30 bangunan </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151222_dunia_cina_longsor_korban" platform="highweb"/></link>di kawasan industri di wilayah itu.
Setidaknya satu orang tewas dan lebih dari 70 orang dinyatakan hilang.

Sumber gambar, XINHUA
Diduga kuat longsor terjadi akibat robohnya tumpukan sisa-sisa bahan kontruksi bangunan yang ditumpuk di sebuah bukit selama dua tahun terakhir, kata otoritas kementrian terkait.
Sejauh ini ribuan orang telah dilibatkan dalam upaya penyelamatan di lokasi reruntuhan.

Sumber gambar, XINHUA
Sebelumnya, tim SAR telah mengevakuasi <link type="page"><caption> seorang korban tewas pertama</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151222_dunia_cina_longsor_korban" platform="highweb"/></link> dari reruntuhan, Selasa (22/12) pukul enam pagi waktu setempat.
Media lokal lainnya melaporkan tim SAR telah mendeteksi “tanda-tanda kehidupan” di beberapa titik, dan telah melakukan penggalian di enam lokasi.
Longsor itu menyelimuti wilayah seluas 455.000 kilometer persegi) --setara dengan sekitar 50 lapangan sepak bola. Beberapa lokasi ada yang tertutupi lumpur yang mencapai 10m.
Longsor di Shenzhen ini adalah bencana terbesar keempat di Cina dalam setahun terakhir.

Sumber gambar, XINHUA










