Tim SAR evakuasi korban tewas pertama ambruknya gedung di Cina

Hingga Selasa (22/12) pagi waktu setempat, 81 orang masih dinyatakan hilang.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Hingga Selasa (22/12) pagi waktu setempat, 81 orang masih dinyatakan hilang.

Tim SAR mengevakuasi korban tewas pertama dari reruntuhan gedung di Shenzhen, Cina, yang ambruk karena longsor, Minggu (20/12) lalu.

Kantor berita Xinhua menyatakan jenazah ditemukan Selasa (22/12) pukul enam pagi waktu setempat. Namun, identitas korban tidak disebutkan.

Media lokal lainnya melaporkan tim SAR telah mendeteksi “tanda-tanda kehidupan” di beberapa titik, dan telah melakukan penggalian di enam lokasi.

Setidaknya enam lokasi menjadi fokus pencarian oleh tim SAR.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Setidaknya enam lokasi menjadi fokus pencarian oleh tim SAR.

Radio Nasinal Cina bahkan menyampaikan tim SAR telah menginvestigasi laporan yang mengungkapkan sembilan orang yang masih hidup, terperangkap di sebuah asrama yang tertimbun puing-puing.

Namun, ketika lokasi tersebut ditelisik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan.

Longsor akibat ‘ulah manusia’

Longsor yang menghancurkan 33 gedung di kawasan industri di Shenzhen, Cina, terjadi karena robohnya tumpukan-besar sisa-sisa bahan kontruksi bangunan, yang ditumpuk di sebuah bukit selama dua tahun terakhir.

“Tumpukannya besar sekali, sangat terjal, sehingga tidak stabil dan runtuh,” ungkap Menteri Agraria Cina.

Longsor karena tumpukan sisa-sisa bahan konstruksi bangunan.

Sumber gambar, Shenzhen Municipal Public Security Fire Brigade

Keterangan gambar, Longsor karena tumpukan sisa-sisa bahan konstruksi bangunan.

“Hujan lebat dan longsor dari gunung adalah bencana alam, tetapi ini bukan bencana alam, ini (bencana) buatan-manusia,” katanya.

Longsor pun menimbun area seluas 380 ribu meter persegi, sama dengan luas 50 kali lapangan sepak bola. Beberapa area bahkan tertimbun hingga kedalaman 10 meter.

Bencana terbesar keempat

Sejak kejadian minggu, tujuh orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan. Sementara 900 orang yang tinggal di sekitar tempat kejadian, telah dievakuasi.

Hingga saat ini, media lokal menyebut masih terdapat 81 orang hilang.

Tim SAR mencari korban longsor di Cina.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tim SAR mencari korban longsor di Cina.

Ribuan orang dibantu alat penggali dan anjing, dikerahkan untuk penyelamatan dan evakuasi.

Longsor di Shenzhen ini adalah bencana terbesar keempat di Cina dalam setahun terakhir.

Lokasi bekas ledakan gudang kimia di Tianjin.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Lokasi bekas ledakan gudang kimia di Tianjin.

Ini dimulai dengan tragedi berdesak-desakannya orang pada malam tahun baru di Shanghai yang menewaskan 36 orang, disusul tenggelamnya kapal di sungai Yangtze pada Juni yang menewaskan 442 orang dan ledakan di gudang kimia Tianjin yang membunuh 170 orang.