Aparat Swedia akan tanyai Julian Assange

Sumber gambar, AP
Pemerintah Ekuador sepakat mengijinkan pendiri laman Wikileaks, Julian Assange, untuk ditanyai oleh aparat Swedia di Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris.
Assange telah <link type="page"><caption> berlindung di kedutaan tersebut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/06/130617_assange_pertemuan" platform="highweb"/></link> sejak tiga tahun lalu untuk menghindari <link type="page"><caption> ekstradisi ke Swedia atas tuduhan penyerangan seksual terhadap dua perempuan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/12/101221_assange_swedia" platform="highweb"/></link> pada 2010.
Dia membantah tuduhan itu dan mengaku khawatir diboyong ke Swedia lantaran menduga Swedia akan mengekstradisinya ke Amerika Serikat untuk <link type="page"><caption> kasus pembocoran dokumen rahasia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/11/101128_wikileaksdocuments" platform="highweb"/></link>.
Kelanjutan kasus Assange belum jelas selama tiga tahun. Namun, setelah penyelidikan dilakukan selama enam bulan, pemerintah Ekuador menandatangani kesepakatan untuk mengijinkan aparat Swedia mendatangi Assange.
“Penuntut Swedia yang akan memutuskan bagaimana mereka kini melanjutkan kasus hukumnya,” sebut juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris.

Sumber gambar, Getty
Di pihak lain, koordinator tim hukum Assange, Baltasar Garzon, mengatakan hak kliennya harus dihormati Swedia dan Inggris.
“Satu-satunya tuntutan Julian Assange ialah hak fundamentalnya diakui dan dihormati, termasuk <link type="page"><caption> suaka yang diberikan Ekuador</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2012/08/120816_assangeecuador" platform="highweb"/></link>,” kata Garzon.
Menurut laporan kantor berita PA, Assange kemungkinan akan ditanyai aparat Swedia pada Tahun Baru mendatang.









