Pembunuh di San Bernardino sudah lama teradikalisasi

Sumber gambar, AFPSan Bernardino County Sheriff
Pasangan suami istri yang melakukan penyerangan di San Bernardino serta membunuh 14 orang sudah <link type="page"><caption> teradikalisasi</caption><url href=" Filename: http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/12/151207_dunia_california_penembak" platform="highweb"/></link> sebelum mereka mulai berpacaran, kata direktur Biro Investigasi Federal (FBI).
James Comey mengatakan Tashfeen Malik dan suaminya Syed Farook sudah berbicara mengenai jihad dalam percakapan di layanan kencan online pada penghujung tahun 2013.
FBI percaya bahwa kedua orang itu terilhami oleh organisasi-organisasi teroris, tetapi penyelidikan masih terus berlangsung.
Pembantaian minggu lalu merupakan serangan teroris paling mematikan di Amerika Serikat sejak peristiwa 9/11.
Pasangan ini tewas dalam tembak menembak dengan polisi beberapa jam setelah penyerangan.
Berbicara saat rapat senat di Washington, Comey menggambarkan suami istri itu sebagai "ekstremis kejam lokal," dan mengatakan masih menyelidiki bentuk pengaruh asing yang dialami mereka.
Awal minggu ini, seorang pejabat FBI lainnya mengatakan sejauh ini tidak ada bukti-bukti yang mengisyaratkan bahwa serangan ini direncanakan dari luar negeri.
Comey menjelaskan bahwa dari penyelidikan ada "indikasi bahwa mereka sudah teradikalisasi sebelum mereka berpacaran secara online," serta mencatat adanya diskusi tentang jihad sebelum Malik dan Farook bertunangan tahun lalu.
Malik pindah ke AS pada bulan Juli 2014 menggunakan visa tunangan, dan kemudian menikahi Farook - warga AS - sebulan kemudian.









