Parlemen Libya capai kesepakatan pendahuluan

libya

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Ibrahim Fethi Amish (tengah) dari Dewan Perwakilan Rakyat yang diakui secara internasional berbicara dalam sebuah konferensi pers setelah menandatangani dokumen dengan Awad Mohammed Abdul-Sadiq (Kiri), wakil kepala Kongres Nasional Umum yang berbasis di Tripoli,

Dua kelompok yang bermusuhan di parlemen Libya mencapai kesepakatan pendahuluan yang bertujuan untuk mengatasi masalah politik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Persetujuan yang dicapai pada perundingan di Tunis, Tunisia, ini bertujuan bagi terbentuknya satu pemerintahan dan dilaksanakannya pemilihan umum dalam waktu dua tahun.

Kesepakatan ini masih perlu disahkan oleh parlemen yang diakui dunia di Libya timur dan Kongres Nasional Umum (GNC) yang bermarkas di Tripoli.

Persetujuan ini terpisah dari usaha yang telah dilakukan PBB mengenai mediasi di Libya.

Utusan khusus PBB untuk Libya, Martin Kobler, mengatakan hal ini merupakan dasar yang sangat baik untuk melangkah ke depan.

Pada bulan Oktober, PBB mengajukan dokumen bagi kesepakatan untuk terbentuknya pemerintahan bersama, tetapi tidak ada pihak yang mendukungnya.

PBB dijadwalkan menjadi tuan rumah perundingan damai kedua kelompok minggu depan di Roma, Italia.

Libya dalam keadaan tidak stabil sejak Muammar Gaddafi digulingkan pada bulan Oktober 2011.

<link type="page"><caption> Sejumlah kelompok milisi sekarang menguasai banyak daerah negara itu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151115_dunia_pimpinan_isislibia" platform="highweb"/></link>.