Pemberontak Libia terkepung

Kelompok pemberontak

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Kelompok pemberontak juga bertempur di kota pelabuhan Ras Lanuf

Di tengah upaya pasukan pemerintah Libia untuk mengendalikan kembali wilayah negara itu, pertempuran sengit terjadi di kota Zawiya, sebelah barat ibukota Libia, Tripoli.

Seorang penduduk kota Zawiya yang dihubungi BBC mengatakan para pejuang antipemerintah menghadapi serangan terus menerus dari pasukan yang setia kepada pemimpin Libia, Kolonel Muammar Gaddafi.

Pasukan pemerintah antara lain menggunakan artileri untuk menyerang pemberontak sejak Jumat (4/3). Seorang juru bicara pemberontak mengatakan meski mereka dikepung oleh pasukan yang lebih tangguh, mereka terdorong untuk menang.

Wartawan BBC di Tripoli Jeremy Bowen mengatakan upaya pemberontak untuk menggulingkan Kolonel Gaddafi mungkin akan memerlukan waktu lama karena para komandan lapangan tampaknya tidak mempunyai strategi yang selaras.

Ledakan gudang

Selain di Zawiya, kemarin pertempuran juga terjadi di Ras Lanuf. Pemberontak menyerang pelabuhan minyak Ras Lanuf dan sejauh ini belum jelas siapa yang mengendalikan pelabuhan.

Berdasarkan laporan-laporan dari Ras Lanuf, para pemberontak sebelumnya bergerak ke kota. Pasukan propemimpin Libia, Muammar Gaddafi menarik diri ke Ras Lanuf tiga hari lalu setelah terjadi pertempuran.

Kelompok oposisi kemudian mengaku telah menguasai Bandara di Ras Lanuf, tetapi tidak ada konfirmasi independen mengenai klaim pemberontak ini.

Di tempat terpisah, sejumlah pejabat rumah sakit mengatakan sedikitnya 17 orang tewas dalam ledakan di gudang senjata di Benghazi. Inilah kota utama yang telah dikuasai oleh oposisi.