Pesawat Inggris gempur ISIS di Suriah

Empat pesawat Tornado bertolak dari Siprus dan masing-masing membawa empat bom Paveway.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Empat pesawat Tornado bertolak dari Siprus dan masing-masing membawa empat bom Paveway.

Sejumlah pesawat tempur Tornado dari Angkatan Udara Inggris melancarkan serangkaian gempuran terhadap kelompok milisi ISIS di Suriah. Aksi itu terjadi beberapa jam setelah parlemen Inggris memberikan persetujuan atas serangan militer.

Koresponden pertahanan BBC, Jonathan Beale, melaporkan bahwa empat pesawat tempur Tornado lepas landas dari pangkalan Akrotiri di Siprus <link type="page"><caption> usai parlemen memberi izin</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151202_dunia_inggris_suriah" platform="highweb"/></link>.

Keempat pesawat tempur tersebut masing-masing mengangkut tiga bom Paveway seberat 226 kilogram. Tiga jam kemudian dua dari empat pesawat tempur kembali ke pangkalan tanpa membawa bom-bom tersebut.

Parlemen Inggris menyetujui <link type="page"><caption> serangan udara terhadap kelompok ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/12/151201_trensosial_airstrikes" platform="highweb"/></link> melalui pemungutan suara pada Rabu malam (02/12) dengan perbadingan 397 mendukung dan 223 suara menentang.

Pemungutan suara digelar setelah debat selama lebih dari 10 jam hingga menjelang tengah malam.

Perdana Menteri David Cameron berpendapat lebih baik menyerang ISIS di jantung kelompok militan itu daripada menunggu mereka menyerang Inggris.

Sejauh ini Amerika Serikat, Prancis dan Rusia dan beberapa negara lain sudah <link type="page"><caption> melancarkan serangan di Suriah.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151124_dunia_truk_is_diserang" platform="highweb"/></link>