Bahan peledak ditemukan di rumah tersangka penembakan San Bernardino

Rizwan Farook

Sumber gambar, ABC News

Keterangan gambar, Syed Rizwan Farook tersangka penembakan di San Bernardino, motifnya belum dapat dipastikan.

Kepolisian California telah memastikan dua nama tersangka penembakan di San Bernardino yang menewaskan 14 orang di sebuah pusat layanan sosial dan melukai 17 lainnya.

Keduanya, sepasang laki-laki dan perempuan, Syed Rizwan Farook, 28 tahun, dan Tashfeen Malik, 27 tahun, <link type="page"><caption> tewas dalam tembak menembak dengan polisi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151203_dunia_pelaku_penembakan_california" platform="highweb"/></link>.

Di dalam rumah Farook di Redlands polisi mengatakan mereka menemukan peralatan bom, senjata dan ribuan amunisi.

Farook pernah bekerja sebagai pegawai dinas kesehatan masyarakat di San Bernardino selama lima tahun, kata kepala polisi Jarrod Burguan.

Serangan terjadi hari Rabu (02/12), dan belum ada nama korban yang diumumkan.

San Bernardino

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Tersangka melepaskan 76 tembakan, dibalas polisi dengan 380 tembakan.

Motif serangan belum dipastikan tetapi polisi federal Amerika, FBI, mempertimbangkan dua kemungkinan: terorisme atau ketidakpuasan kerja, menurut David Bowdich dari kepolisian Los Angeles.

Pihak berwenang masih mencari tahu mengapa pasangan suami istri yang memiliki bayi perempuan itu melancarkan serangan.

Polisi menyatakan ada indikasi serangan itu "direncanakan" dan pasangan ini juga berencana melakukan serangan lain.

The Inland Regional Center, tempat terjadinya penembakan, menyediakan jasa bagi orang dengan kesulitan perkembangan mental, namun penembakan tampaknya tak berhubungan dengan itu.

Peristiwa ini adalah penembakan dengan jumlah korban tewas terbanyak, sesudah peristiwa yang terjadi di sekolah di Newton, Connecticut pada tahun 2012.

'Cukup yakin'

Polisi mengatakan "cukup yakin" bahwa hanya ada dua pelaku penembakan. Orang ketiga sempat terlihat lari dari tempat kejadian perkara, tetapi polisi menyatakan belum jelas apakah ia terlibat penembakan itu.

Redlands

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Polisi berjaga di daerah Redlands, tempat terjadinya tembak menembak dengan kedua tersangka.

Kedua tersangka tewas sesudah tembak menembak dengan sekitar 20 orang petugas di sebuah rumah di Redlands, California.

Mereka mempersenjatai diri dengan senapan serbu dan senapan semiotomatis serta memakai pakaian bergaya militer.

Pihak berwenang menyatakan senjata mereka dibeli secara legal tapi tak menjelaskan bagaimana bisa berada di tangan pelaku.

Seorang petugas polisi terluka akibat tembak menembak itu, tapi lukanya tidak parah.

San Bernardino adalah sebuah kota berpenduduk sekitar 200.000 orang terletak sekitar 100 km sebelah timur Los Angeles.