Demonstrasi mulai digelar jelang KTT Perubahan Iklim

Paris

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, KTT Perubahan Iklim akan digelar dari tanggal 30 November hingga 11 Desember di Paris.

Berbagai demonstrasi menuntut adanya tindakan agar menghentikan perubahan iklim digelar di seluruh dunia menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang akan mulai digelar di Paris hari Senin (30/11).

Lebih dari 2.000 demonstrasi digelar, dan puluhan ribu orang sudah berorasi di Sydney, Australia.

Di kota tersebut, banyak orang membawa spanduk bertuliskan "Tidak ada Planet B" dan "Solidaritas pada skala global".

Walikota Clover Moore mengirim tweet untuk mengatakan bahwa, menurut penyelenggara, jumlah demonstran dapat mencakup "sedikitnya 45.000 orang", yang akan membuat aksi tersebut demonstrasi terbesar yang pernah ada di Sydney.

Di Adelaide, Australia Selatan, sebuah aksi digelar dengan sekitar 5.000 orang yang menyoroti dampak <link type="page"><caption> perubahan iklim </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/11/151116_majalah_dampak_perubahaniklim" platform="highweb"/></link>terhadap kesehatan, ketahanan pangan dan pembangunan.

"Mereka yang membuat masalah paling sedikit justru adalah orang-orang pertama dan paling merasakan dampak perubahan iklim, seperti saudara-saudari kita di Pasifik," kata juru kampanye dari Oxfam Judee Adams.

Sedangkan di Paris, para aktivis berencana untuk membentuk "rantai manusia" setelah serangkaian serangan melanda Paris baru-baru ini.

Para aktivis ingin ada tindakan untuk membatasi kenaikan suhu global rata-rata menjadi 2 derajat Celsius.