Kanada 'menerima' keluarga bocah Suriah yang tewas tenggelam

Foto bocah Alan Kurdi dalam kondisi tewas di pantai di dekat kota Bodrum, Turki, pada September 2015 lalu menimbulkan gelombang simpati bagi para migran asal Suriah yang melarikan diri ke Eropa.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Foto bocah Alan Kurdi dalam kondisi tewas di pantai di dekat kota Bodrum, Turki, pada September 2015 lalu menimbulkan gelombang simpati bagi para migran asal Suriah yang melarikan diri ke Eropa.

Anggota keluarga bocah Suriah Alan Kurdi, yang tewas tenggelam di perairan Turki dan menimbulkan kecaman internasional, telah diberi suaka oleh pemerintah Kanada, demikian pengakuan bibinya.

Tima Kurdi, yang tinggal di Kanada, mengatakan kepada penyiar CBC bahwa paman Alan dan keluarganya akan diberikan suaka oleh pemerintah Kanada.

Adapun pejabat terkait di Kanada mengatakan pihaknya mengkonfirmasi bahwa aplikasi permintaan mereka akan ditindaklanjuti.

Alan Kurdi, yang berusia tiga tahun, <link type="page"><caption> tewas bersama saudaranya yang berusia lima tahun serta ibunya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150904_dunia_alan_turki" platform="highweb"/></link>, ketika mencoba menyeberangi perairan Turki untuk menuju pulau Ko di wilayah Yunani.

Tima Kurdi, yang tinggal di Kanada, mengatakan kepada penyiar CBC bahwa paman Alan dan keluarganya akan diberikan suaka oleh pemerintah Kanada.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tima Kurdi, yang tinggal di Kanada, mengatakan kepada penyiar CBC bahwa paman Alan dan keluarganya akan diberikan suaka oleh pemerintah Kanada.

<link type="page"><caption> Foto bocah Alan Kurdi dalam kondisi tewas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150902_dunia_foto_suriah" platform="highweb"/></link> di pantai di dekat kota Bodrum, Turki, pada September 2015 lalu menimbulkan gelombang simpati bagi para migran asal Suriah yang melarikan diri ke Eropa.

Ditindaklanjuti

Tima Kurdi mengatakan kepada CBC bahwa permintaan suaka paman Alan, yaitu Mohammed, bibinya Ghousoun dan lima anak-anaknya telah dikonfirmasi Keimigrasian Kanada melalui sebuah email awal bulan ini.

"Mereka (Pemerintah Kanada) akan menerima mereka," kata TimaKurdi kepada CBC di rumahnya di dekat Vancouver, Kanada.

"Mereka (Pemerintah Kanada) akan menerima mereka," kata TimaKurdi kepada CBC di rumahnya di dekat Vancouver, Kanada.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, "Mereka (Pemerintah Kanada) akan menerima mereka," kata TimaKurdi kepada CBC di rumahnya di dekat Vancouver, Kanada.

Juru bicara Keimigrasian Kanada, Remi Lariviere, tidak memberikan rincian terkait permintaan suaka keluarga Alan Kurdi, tetapi menambahkan: "Kami dapat mengkonfirmasi bahwa pembahasan atas aplikasi mereka berjalan dengan baik."

Setelah kematian Alan, Tima Kurdi mengatakan bahwa Kanada telah menolak permintaan keluarganya untuk diterima sebagai status pengungsi, tapi kemudian dia tidak mengakui pernah mengutarakan hal itu.

Ratusan orang pencari suaka tewas pada tahun ini karena berupaya mencapai Eropa melalui laut. Wilayah Turki telah menjadi titik transit utama para migran yang kebanyakan dari Suriah.