Putin: Mustahil Turki tidak tahu pesawat yang ditembak milik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pesawat Rusia mudah dikenali dan koordinat penerbangan telah diberikan kepada AS, sekutu Turki.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pesawat Rusia mudah dikenali dan koordinat penerbangan telah diberikan kepada AS, sekutu Turki.

Presiden Rusia Vladimir Putin menepis klaim Turki bahwa mereka tidak tahu pesawat yang ditembak jatuh di perbatasan Suriah merupakan milik Rusia.

Putin berkeras bahwa pesawat-pesawat Rusia mudah dikenali dan koordinat penerbangan pesawat tempur telah diberikan kepada Amerika Serikat, yang merupakan sekutu Turki.

Karena itu, kata Putin, ‘mustahil’ Turki tidak mengetahui bahwa <link type="page"><caption> pesawat Su-24 yang ditembak pada ketinggian 6.000 meter</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151124_dunia_turki_jet_suriah" platform="highweb"/></link> dengan rudal udara ke udara oleh pesawat tempur F-16 Turki, sekitar satu kilometer dari perbatasan Turki, ialah milik Rusia.

“Sebagaimana diatur dalam kesepakatan dengan AS, kami memberi informasi di mana pesawat kami beroperasi, di ketinggian berapa dan di area mana saja. Turki adalah bagian dari koalisi dan mereka pasti tahu bahwa itu adalah pesawat tempur Rusia. Jika itu pesawat Amerika, akankah mereka menembak?”

Ucapan Putin mengemuka setelah Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan berkomentar melalui stasiun televisi France24. Meski menolak minta maaf, Erdogan mengaku militer Turki tidak tahu pesawat yang ditembak kepunyaan Rusia.

“Jika kami tahu itu adalah pesawat Rusia, mungkin kami memperingatkan dengan cara berbeda,” kata Erdogan.

Insiden pesawat yang ditembak bakal mempengaruhi hubungan Rusia dan Turki.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Insiden pesawat yang ditembak bakal mempengaruhi hubungan Rusia dan Turki.

Rekaman suara

Sebelumnya, <link type="page"><caption> Turki merilis rekaman suara berisi peringatan kepada pesawat Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151126_dunia_audio_turki_rusia" platform="highweb"/></link>.

Dalam rekaman itu, terdapat suara berbahasa Inggris yang mengatakan, “Ubah arah Anda ke selatan secepatnya.”

Karena peringatan tidak digubris, pesawat-pesawat F-16 milik Turki menembaki pesawat Rusia itu.

Akan tetapi, salah satu pilot Rusia yang selamat menegaskan <link type="page"><caption> dirinya tidak mendapat peringatan sama sekali</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151125_dunia_pilot_rusia" platform="highweb"/></link> baik melalui radio maupun secara visual.

Atas kejadian itu, <link type="page"><caption> Rusia akan memberikan sanksi kepada Turki</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151126_dunia_pariwisata_rusia" platform="highweb"/></link>. Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev berkata <link type="page"><caption> fokus sanksi ada pada "pembatasan atau pelarangan" kepentingan ekonomi Turki di Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151126_dunia_rusia_turki_sanksi" platform="highweb"/></link> serta "pembatasan pasokan" produk, termasuk makanan.

Sektor yang akan terpengaruh, kata Medvedev, adalah pariwisata, transportasi, perdagangan, tenaga kerja, bea cukai dan "hubungan kemanusiaan".