Lima orang diadili karena kebocoran dokumen Vatikan

Sumber gambar, Reuters
Lima orang, termasuk dua wartawan investigatif dan seorang pendeta Spanyol, diadili di Vatikan karena bocornya dan penerbitan dokumen rahasia.
Kedua wartawan yang baru-baru ini menerbitkan buku tentang <link type="page"><caption> pemborosan keuangan dan ketidakbenaran di Vatikan,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/12/101230_vaticanmoney" platform="highweb"/></link> menuduh Tahta Suci menyerang kebebasan pers.
Jika dihukum, maka kelima orang ini dapat dipenjara maksimal sampai delapan tahun.
Vatikan mengatakan para penulis ini berusaha menyudutkan stafnya.
Dua lainnya adalah pendeta Spanyol, Msgr Angelo Lucio Vallejo Balda, dan ahli hubungan masyarakat, Francesca Chaouqui, yang merupakan bagian dari komisi reformasi khusus bentukan Paus Fransiskus untuk mengatasi keuangan Vatikan dan mengusulkan reformasi guna memperbaiki aliran uang untuk kelompok miskin.
Sekretaris pendeta Nicola Maio juga ikut dituduh.
Para wartawan, Emiliano Fittipaldi dan Gianluigi Nuzzi, mengecam keras keputusan Vatikan yang mengadili mereka karena penerbitan buku Avarice dan Merchants in the Temple.
Nuzzi mengecam pengadilan yang dipandangnya 'tidak masuk akal'.
Dia mengeluh karena dirinya tidak diberi kesempatan untuk membaca dakwaan dan hanya sempat bertemu pengacara pengadilan beberapa saat sebelum sidang dimulai.









