Polisi Turki tangkap 'anggota ISIS'

Sumber gambar, AFP
Kepolisian Turki dilaporkan telah menahan dua puluh orang berdasarkan dugaan mereka terkait dengan kelompok yang menamakan diri negara Islam atau ISIS.
Mereka ditangkap di Provinsi Antalya yang terletak di barat laut negara itu, dan dua orang diantaranya dilaporkan warga Rusia.
Turki akan menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi G-20 di Antalya bulan ini yang akan dihadiri para pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat dan Presiden Rusia.
Sebanyak 11.000 petugas polisi dikerahkan untuk menjamin keamanan pertemuan ini.
Selain itu, Turki saat ini sedang meningkatkan operasi terhadap para terduga anggota ISIS di seluruh negeri, terutama terkait tuduhan bahwa kelompok ini berada di balik pengeboman yang terjadi di Ankara belum lama ini.
Polisi anti teror sedang melakukan serangkaian razia di wilayah Antalya untuk mencoba menemukan hal-hal terkait dengan ISIS, yang berujung pada penangkapan tersebut.
Dilaporkan kantor berita Reuters, kepolisian setempat menolak untuk berkomentar mengenai hal ini, tetapi siaran televisi memperlihatkan para petugas membawa para tersangka yang diborgol menuju ke kantor polisi.
Turki baru saja menyelesaikan <link type="page"><caption> pemilihan umum parlemen akhir bulan Oktober lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151031_dunia_turki_pemilu.shtml" platform="highweb"/></link>.









