Gubernur Fujian diduga melakukan korupsi

Sumber gambar, Reuters
Gubernur provinsi Fujian, Cina sedang diselidiki di tengah-tengah usaha yang terus berlanjut untuk mengatasi korupsi di negara itu.
Su Shulin, yang sebelumnya memimpin perusahaan minyak besar, Sinopec, dituduh melakukan 'pelanggaran disiplin' serius atas peraturan negara itu.
Su menjadi gubernur sejak tahun 2011 dan juga menjabat sebagai wakil Partai Komunis di Fujian, demikian dikatakan Komisi Pusat untuk Pemeriksaan Disiplin pada hari Rabu (7 Oktober).
Komisi tidak memberikan rincian dugaan 'pelanggaran disiplin' yang dilakukan, tetapi tuduhan ini biasa digunakan sebagai pengganti istilah korupsi.
Su, 53 tahun, sebelumnya dipandang sedang menanjak kariernya di dalam kepemimpinan partai karena prestasi pada usia yang relatif masih muda.
Sejumlah sumber mengatakan kepada majalah keuangan Caixin bahwa kasus Su terkait dengan sejumlah temuan tentang Sinopec oleh tim penyelidik kantor audit pemerintah, lapor kantor berita Reuters.
<link type="page"><caption> Usaha mengatasi korupsi di Cina </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/09/130901_cina_korupsi" platform="highweb"/></link>telah berlangsung selama hampir tiga tahun dan sampai sejauh ini puluhan pemimpin senior telah ditindak.
Fujian adalah salah satu provinsi terkaya di pantai Cina yang berseberangan dengan Taiwan.









