Mantan bos Volkswagen diselidiki

Sumber gambar, Reuters
Kejaksaan Agung Jerman mengumumkan telah membuka penyelidikan terhadap mantan kepala eksekutif Martin Winterkorn terkait skandal manipulasi uji emisi kendaraan Volkswagen.
Disebutkan oleh Kejaksaan Agung bahwa penyelidikan mulai Senin (28/09) dipusatkan pada tuduhan penipuan dalam penjualan mobil dengan <link type="page"><caption> data emisi yang dimanipulasi.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150922_majalah_vw_emisi" platform="highweb"/></link>
<link type="page"><caption> Martin Winterkorn mengundurkan diri pekan lalu menyusul</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150925_majalah_bos_volkswagen" platform="highweb"/></link> skandal manipulasi uji emisi pada jutaan unit kendaraan berbahan bakar diesel produksi perusahaan Volkswagen.
Winterkorn menegaskan ia tidak tahu-menahu tentang manipulasi uji emisi. Ia digantikan oleh Matthias Mueller sebagai kepala eksekutif baru.

Sumber gambar, Reuters
Dalam perkembangan terkait, Volkswagen sudah diberi tenggat waktu untuk menyusun rencana guna membuat emisi diesel Volkswagen sesuai dengan peraturan Jerman.
"Otoritas Transportasi Motor Federal sudah mengirimkan surat kepada Volkswagen dan meminta perusahaan untuk mengajukan jadwal mengikat tentang kapan langkah-langkah yang diperlukan guna mengatasi persoalan teknis di kendaraan-kendaraan yang terpengaruh dapat diterapkan," kata juru bicara Kementerian Transportasi, Martin Sustec.
"Otoritas Transportasi Motor Federal sudah menetapkan waktu dan menghendaki rencana dari Volkswagen sampai tanggal 7 Oktober," tambahnya.
Skandal uji emisi tercatat sebagai kasus terbesar dalam sejarah Volkswagen. Perusahaan itu berpotensi menanggung miliaran dolar dalam bentuk <link type="page"><caption> denda dan kompensasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150922_majalah_vw_emisi_investigasi" platform="highweb"/></link>.









