Prancis akan gempur milisi ISIS di Suriah

Francois Hollande

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Francois Hollande mengatakan sudah dilakukan persiapan untuk menggempur ISIS di Suriah.

Presiden Francois Hollande telah memerintahkan militer Prancis untuk bersiap menggempur milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) di Suriah.

Ia mengatakan Prancis akan memulai penerbangan pengintaian pada hari Selasa (08/09). Meski demikian pemimpin Prancis ini memastikan tidak akan mengirim pasukan darat ke Suriah, dengan alasan pengerahan pasukan darat tidak banyak gunanya.

Saat berbicara dalam keterangan pers enam bulanan di Paris, Presiden Hollande mengatakan serangan teror diatur dari Suriah dengan sasaran beberapa negara, termasuk Prancis.

"Saya berkewajiban untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang ancaman terhadap negara kita," kata Presiden Hollande.

"Jadi, saya telah meminta Kementerian Pertahanan bahwa mulai besok (Selasa) dilakukan pengintaian terhadap Suriah, sehingga kita bisa menyerang kelompok ISIS," paparnya.

Selain melakukan serangan udara, Prancis juga terus berupaya mencari jalan keluar politis untuk mengatasi krisis di Suriah.

Perang di negara tersebut telah menewaskan lebih dari 220.000 orang dan menyebabkan tidak kurang dari sembilan juta orang mengungsi.