Angkatan Udara Turki sepakat gabung dengan koalisi anti-ISIS

Sumber gambar,
Turki sepakat untuk melibatkan pesawat-pesawat tempurnya dalam operasi penggempuran kelompok milisi ISIS.
Kesanggupan Turki disambut gembira Amerika Serikat yang menyebut langkah itu sebagai ‘kemajuan signifikan’ dalam pertempuran melawan ISIS.
Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Peter Cook, mengatakan perlu beberapa hari untuk menerapkan kesepakatan tersebut.
“Kerja sama dengan Turki dan perluasan kerja sama itu terus berlanjut,” kata Cook, seraya menambahkan bahwa perundingan juga meliputi masalah perbatasan.
Sebelumnya, <link type="page"><caption> Turki telah mengijinkan pesawat-pesawat tempur AS untuk menggunakan dua pangkalan militer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150724_dunia_turki_lanud" platform="highweb"/></link> dekat perbatasan Suriah guna melancarkan serangan udara terhadap ISIS.
Turki juga telah melakoni serangkaian gempuran ke sejumlah lokasi yang diduga kantung kekuatan ISIS. Bulan lalu, misalnya, <link type="page"><caption> Angkatan Udara Turki melancarkan serangan ke Suriah dan bagian utara Irak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150725_dunia_turki_pesawat" platform="highweb"/></link>.
Namun, melalui kesepakatan dengan AS, Angkatan Udara Turki akan dimasukkan dalam strategi besar koalisi anti-ISIS.
Selain Turki, <link type="page"><caption> AS juga telah meminta Australia untuk meluaskan operasi militer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150821_dunia_isis_pesawat_australia" platform="highweb"/></link> melawan kelompok milisi ISIS di Suriah.
Pesawat-pesawat Angkatan Udara Australia selama 12 bulan terakhir terlibat operasi pengeboman target-target ISIS di Irak.









