Peringati kekalahan Jepang pada PD II, Cina gelar parade militer terbesar

Sumber gambar, EPA
Cina menggelar parade militer besar-besaran di Beijing untuk menandai kekalahan Jepang pada Perang Dunia II.
Sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di Beijing, Carrie Gracie, parade tersebut diselenggarakan dalam skala terbesar yang belum pernah terjadi.
Sebanyak 12 ribu serdadu dan 200 kendaraan militer, termasuk tank dan rudal, diperlihatkan di Lapangan Tiananmen. Menurut media pemerintah, 80% perangkat militer yang dipajang baru pertama kali dipamerkan ke publik.
Tampak hadir di antara tamu undangan ialah Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Namun, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe serta utusan dari Amerika Serikat, Australia, dan Inggris tidak terlihat.

Sumber gambar, Getty
Saat menyampaikan pidato sambutan dalam parade tersebut, Presiden Cina Xi Jinping menyanjung ‘rakyat Cina yang berjuang keras dan mengalahkan agresi’ Jepang.
Dia juga mengatakan bakal mengurangi kekuatan Tentara Pembebasan Rakyat dengan memangkas 300.000 personel. Namun, Xi tidak secara spesifik menyebutkan kapan hal itu akan dilaksanakan.
“Betapapun kuatnya Cina nanti, Cina tidak akan mencari hegemoni atau ekspansi. Cina tidak akan pernah melampiaskan penderitaan masa lalunya ke negara manapun,” kata Xi.
Tentara Pembebasan Rakyat Cina kini menjadi militer terbesar kedua di dunia dengan berkekuatan 2,3 juta personel. Cina juga memiliki anggaran pertahanan terbesar kedua di dunia setelah AS.









