Larangan 'puasa sampai mati' di India dicabut sementara

Pemeluk Jain

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemeluk Jain menggelar unjuk rasa memprotes keputusan Pengadian Tinggi Rajasthan.

Mahkamah Agung India mencabut sementara larangan sebuah ritual kuno berpuasa sampai mati oleh komunitas agama minoritas di negara itu.

Sebelumnya Pengadilan Tinggi di negara bagian Rajasthan melarang ritual Santhara, yang dipratekkan oleh sebagian kecil pengikut komunitas agama Jain.

Alasannya adalah praktek tersebut dianggap merupakan aksi bunuh diri.

Pekan lalu sekelompok umat Jain menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah tempat di India untuk menentang keputusan yang menyatakan Santhara sebagai tindakan melanggar hukum.

Kini Mahkamah Agung mencabut sementara sambil menunggu proses pengadilan yang menyeluruh atas masalah tersebut untuk mencapai keputusan akhir.

Dilaporkan setiap tahunnya ratusan pengikut Jain berpuasa makan dan minum air.

Jain merupakan kepercayaan kuno yang antara lain memegang prinsip nonkekerasan dan beberapa umatnya tidak mau makan akar pohon karena mengambil akar akan melukai mahluk hidup di dunia

Sensus nasional India tahun 2011 menyebutkan terdapat sekitar 4,1 juta pemeluk Jain dari total 1,2 miliar penduduk.