Hadiah penangkapan tersangka bom Thailand diberikan pada polisi

Sumber gambar, AP
Kepala Kepolisian Thailand mengumumkan akan memberikan hadiah sebesar tiga juta Baht atau sekitar Rp1,1 miliar kepada anak buahnya sendiri, yang berhasil menangkap tersangka pengeboman Kuil Erawan.
Somyot Pumpanmuang mengatakan para anggota polisi berhak mendapat hadiah itu karena mereka tidak mendapat informasi dari masyarakat umum dalam melancarkan penangkapan itu.
"Keberhasilan upaya yang mengarah kepada penangkapan itu sepenuhnya upaya pihak berwenang dan kemampuan investigasi mereka."
"Itu merupakan hasil kerja keras pihak berwenang, tanpa bantuan informasi publik," tambahnya.

Sumber gambar, AFP
<link type="page"><caption> Seorang pria asing yang berusia 28 tahun sudah ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150831_dunia_thailand_penahanan" platform="highweb"/></link> dan bahan peledak ditemukan di rumahnya sementara <link type="page"><caption> surat penangkapan untuk dua orang lain sudah dikeluarkan.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150831_dunia_thailand_penahanan" platform="highweb"/></link>
Juru bicara kepolisian Thailand, Prawut Thavornsiri, mengatakan di tempat tinggal pria yang ditangkap ditemukan 'bagian-bagian' untuk membuat bahan peledak dan 'peralatan' listrik.
<link type="page"><caption> Ledakan pada 17 Agustus lalu di Kuil Erawan di pusat ibukota Bangkok</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150817_dunia_bangkok_ledakan" platform="highweb"/></link> menewaskan 17 orang dan disebut sebagai serangan kekerasan terburuk di negara itu.
Kepolisian Thailand sebelumnya menawarkan hadiah satu juta baht bagi informasi dari warga yang bisa mengarah pada penangkapan seorang pria yang fotonya disebarkan kepada khalayak umum.









