Bom Bangkok: Polisi Thailand buru dua tersangka lain

Sumber gambar, REUTERS
Kepolisian Thailand mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk dua tersangka baru yang diduga terlibat serangan bom di Kuil Erawan, Bangkok, 17 Agustus lalu.
Salah satu dari dua tersangka, menurut juru bicara Kepolisian Thailand, Prawut Thavornsiri, adalah seorang perempuan Thailand bernama Wanna Suansan, 26 tahun.
Dalam tayangan televisi yang disiarkan secara nasional, Prawut menunjukkan foto kartu identitas perempuan tersebut yang tampak memakai jilbab hitam.
Adapun tersangka lainnya ialah seorang pria yang tidak disebutkan identitasnya.
Sketsa wajah pria itu juga ditayangkan di televisi.

Sumber gambar, EPA
Kepada kantor berita AFP, Prawut mengatakan keduanya diyakini menyewa sebuah kamar yang digerebek aparat, akhir pekan lalu.
Sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di Bangkok, David Bamford, penggerebekan terjadi di sebuah apartemen di Distrik Min Buri, pinggiran Kota Bangkok.
Di sana, aparat menemukan pupuk, bubuk mesiu, jam digital, dan mainan mobil yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Menurut Prawut, barang-barang itu merupakan komponen bom rakitan.

Sebelumnya, polisi Thailand menyatakan telah menahan <link type="page"><caption> seorang pria asing berusia 28 tahun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150830_dunia_thailand" platform="highweb"/></link> di Nong Jok yang terletak di pinggiran kota Bangkok pada Sabtu (29/08).
Pria itu diduga terlibat dalam peristiwa peledakan bom di Kuil Erawan. Polisi juga mengklaim menemukan bahan pembuat bom di kediaman pria tersebut, yang mirip dengan bom yang meledak di kuil.
Kewarganegaraan pria ini belum dapat dikonfirmasi tetapi laporan media lokal menyebutkan dia kemungkinan berasal dari Turki. Polisi mengatakan mereka menemukan sejumlah paspor Turki palsu di apartemennya.









