Kuil Bel Palmyra di Suriah 'rusak parah' oleh ISIS

Sumber gambar, Getty Images
Kelompok militan yang dikenal dengan nama Negara Islam atau ISIS menghancurkan lagi sebagian dari kuil paling penting di situs bersejarah Palmyra, Suriah, menurut aktivis dan saksi.
Belum jelas separah apa dampak kerusakan Kuil Bel yang berusia 2000 tahun namun penduduk setempat menggambarkan bahwa mereka merasakan getaran akibat ledakan dahsyat.
Laporan tersebut datang sepekan setelah <link type="page"><caption> ISIS meledakkan kuil lainnya di kota kuno tersebut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150823_dunia_isis_palmyra" platform="highweb"/></link>.
<link type="page"><caption> Kelompok militan menguasai Palmyra sejak Mei lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150521_dunia_isis_palmyra" platform="highweb"/></link> sehingga menimbulkan kekhawatiran akan nasib situs tersebut.
Reruntuhan bergaya Yunani-Romawi tersebut terletak di tengah padang pasir di timur laut Damaskus, ibu kota Suriah.
"Kehancurannya total," kata seorang penduduk Palmyra pada Associated Press. "Batu-bata dan tiangnya sudah di tanah."
"Ledakannya bahkan bisa didengar oleh orang tunarungu," dia menambahkan. Menurutnya hanya tembok kuil itu yang tersisa.
<link type="page"><caption> Kuil tersebut adalah tempat pemujaan dewa-dewa Palmyra</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2015/08/150825_galeri_palmyra_suriah" platform="highweb"/></link> dan menjadi salah satu tempat paling terawat di situs tersebut.
Beberapa hari lalu, laporan awal tentang penghancuran situs Kuil Baalshamin muncul, bahkan <link type="page"><caption> ISIS juga menunjukkan foto-foto peledakkan kuil</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150825_dunia_palmyra_isis" platform="highweb"/></link> itu.
Bagi kelompok ekstremis, sosok yang mewakili eksistensi ketuhanan selain tuhan mereka adalah penghinaan.

Kota modern Palmyra - dikenal sebagai Tadmur - terletak secara strategis di area penting, di <link type="page"><caption> jalan yang menghubungkan Damaskus dengan kota di timur Deir al-Zour</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150521_dunia_isis_palmyra" platform="highweb"/></link>.
Kota kuno tersebut adalah pusat budaya penting dan situs Warisan Dunia UNESCO.
<link type="page"><caption> Badan PBB untuk Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengutuk aksi penghancuran warisan budaya Suriah tersebut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150824_dunia_palmyra_kejahatan" platform="highweb"/></link>, menyebutnya sebagai kejahatan perang.
ISIS sudah menggunakan teater Palmyra untuk melakukan eksekusi oleh anak-anak terhadap lebih dari 20 tentara Suriah yang tertangkap.
Kelompok tersebut juga sudah merampas dan merusak artefak dari situs-situs serupa di sebagian Irak yang mereka kuasai tahun lalu, menghancurkan sejumlah artefak kuno yang berharga.












