Kuil Baalshamin di Suriah dihancurkan militan ISIS

Palmyra

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kuil Baalshamin di Palmyra dibangun sekitar 2.000 tahun lalu.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS sudah menghancurkan kuil kuno di Palmyra, Suriah, seperti dilaporkan pihak berwenang dan para pegiat.

Ketua Cagar Budaya Suriah, Maamoun Abdulkarim, mengatakan ledakan juga merusak beberapa tonggak Romawi di kota itu, yang merupakan situs warisan budaya UNESCO.

Kuil Baalshamin di Palmyra dibangun sekitar 2.000 tahun lalu.

Berita tentang penghancuran kuil Baalshamin itu muncul beberapa hari setelah <link type="page"><caption> kelompok militan Negara Islam membunuh seorang arkeolog yang mengabdikan hidupya untuk merawat peninggalan kuno itu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/08/150819_dunia_arkeolog_palmyra_dibunuhisis" platform="highweb"/></link>

Palmyra

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Palmyra -yang merupakan salah satu situs kuno penting di Timur Tengah- dikuasai ISIS pada bulan Mei.

Khaled Asaad yang disandera sejak awal 2015 oleh ISIS dan keluarganya mengatakan pria berusia 82 tahun dipenggal kepalanya para oleh militan.

Maamoun Abdulkarim mengatakan bahwa kuil itu diledakkan Minggu 23 Agustus namun pegiat dari Pengamat Suriah untuk Hak Asasi yang bermarkas di Inggris melaporkan penghancuran terjadi sebulan lalu.

Palmyra -yang merupakan salah satu situs kuno penting di Timur Tengah- dikuasai ISIS pada bulan Mei.

Kelompok militan tersebut itu juga sudah menghancurkan beberapa situs kuno di Irak, <link type="page"><caption> antara lain kota kuno Nimrud. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150412_isis" platform="highweb"/></link>