Malaysia blok situs pendukung demo anti-pemerintah

Sumber gambar, afp getty
Malaysia menyatakan akan menghambat situs internet yang menyebarkan informasi tentang unjuk rasa besar anti-pemerintah akhir minggu ini.
Pemerintah menyatakan situs yang "mendukung, menyebarkan informasi dan mendorong untuk ikut serta" unjuk rasa akan diblok.
Penyelenggara demonstrasi <link type="page"><caption> mendesak Perdana Menteri Najib Razak untuk mengundurkan diri terkait dugaan korupsi. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150803_dunia_malaysia_najib" platform="highweb"/></link>
Najib dituduh menggelapkan US$700 juta atau Rp9,8 triliun dari sovereign wealth fund. PM Malaysia sudah menyangkal dugaan ini.
Dia mengatakan dana yang diterima di akun pribadinya adalah sumbangan politik dari pihak asing.
Malaysian Communications and Multimedia Commission menyatakan pada hari Kamis (27 Agustus) bahwa unjuk rasa dapat "mengancam" keteraturan dan keharmonisan masyarakat.
Demonstrasi Bersih 4.0 dijadwalkan akan dilakukan di tiga kota Malaysia pada akhir minggu, termasuk Kuala Lumpur.
Ribuan orang diperkirakan akan berunjuk rasa di ibu kota negara itu saja.
Pemerintah mengatakan demonstrasi adalah suatu pelanggaran hukum, sehingga kekuatan keamanan dapat diturunkan.
Unjuk rasa anti-pemerintah yang dilakukan Bersih sebelumnya dihadiri banyak orang dan terjadi bentrokan dengan polisi.












