Australia akan tingkatkan kerja sama pertahanan dengan AS

Pertahanan Australia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Australia akan memperkuat pertahanannya dengan membeli senjata dari Amerika Serikat.

Menteri Pertahanan Australia Kevin Andrews menyatakan pemerintahnya ingin memperkuat aliansi dengan Amerika Serikat guna menghadapi kemungkinan meningkatnya instabilitas di kawasan Asia-Pasifik.

Berbicara di hadapan pelaku bisnis Australia dan Amerika di Canberra, Kamis (27/08), ia mengatakan kompetisi memperebutkan sumber daya dan hasrat memperluas pengaruh di wilayah itu -terutama dari Cina- berpeluang mengancam kepentingan Australia.

"Juga persaingan klaim untuk kedaulatan wilayah dan sumber daya alam di Laut Cina Selatan akan terus menjadi sumber ketegangan di wilayah ini," kata Andrews.

Ia juga menyoroti berpindahnya pusat kekuatan ekonomi dan militer ke kawasan Asia Pasifik.

Pernyataan Andrews ini dikeluarkan mengantisipasi disahkannya dokumen pertahanan Australia yang akan menjadi dasar pembuatan kontrak pembelian senjata senilai miliaran dolar, yang kemungkinan besar berasal dari Amerika Serikat.

Dokumen itu diharapkan disahkan pada akhir tahun ini.

Dilaporkan kantor berita Reuters, Cina telah meningkatkan kegiatan mereka di Laut Cina Selatan dengan mengakui pulau dan gugus karang yang juga diakui oleh Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Taiwan dimana terdapat lalu lintas perdagangan dengan kapal di wilayah itu senilai US$5 triliun per tahun.