PBB: Serangan terhadap warga sipil Suriah mengerikan

douma

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Korban tewas serangan pada sebuah pasar di Douma meningkat sampai paling sedikitnya 96 orang.

Kepala badan kemanusiaan PBB mengatakan dirinya merasa "ngeri" terkait sejumlah serangan terhadap warga sipil yang terjadi di Suriah.

Stephen O'Brien mengatakan kepada wartawan dalam kunjungan ke Damaskus bahwa menargetkan warga sipil dalam perang negara itu adalah suatu "pelanggaran hukum, tidak bisa diterima dan harus dihentikan".

Dia "terutama terkejut" terkait serangan udara pemerintah terhadap daerah yang dikuasai pemberontak di ibu kota negara itu pada hari Minggu (16 Agustus).

Para pegiat hari Senin mengatakan <link type="page"><caption> korban tewas serangan pada sebuah pasar di Douma tersebut meningkat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150816_dunia_suriah_serangan" platform="highweb"/></link> sampai paling sedikitnya 96 orang.

Yang berarti menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu yang paling berdarah dalam perang yang sudah berjalan selama empat tahun dan telah menewaskan lebih 250.000 orang.

Sumber militer Suriah mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa angkatan udara menargetkan markas kelompok pemberontak Jaysh al-Islam atau Angkatan Bersenjata Islam.

Saluran televisi pemerintah melaporkan pemberontak menembaki daerah pemerintah di kota Aleppo, Suriah utara pada hari Senin, menewaskan 10 orang dan melukai 17 lainnya.