PBB akan periksa senjata kimia di Suriah

powers

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Duta Besar AS, Samantha Power, mengatakan pihak yang bertanggung jawab akan dihukum.

Dewan Keamanan PBB sepakat mengadopsi sebuah resolusi yang bertujuan mengidentifikasi pihak-pihak dibalik sejumlah serangan senjata kimia di Suriah.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan pimpinan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) akan diminta untuk mempersiapkan rencana pembentukan sebuah penyelidikan.

Tim ahli akan dibentuk dalam waktu 20 hari, berdasarkan resolusi yang diloloskan pada hari Jumat ini (7 Agustus).

Kelompok penyelidik akan diberikan "akses penuh" terhadap semua tempat di Suriah dan diizinkan mewawancara para saksi serta mengumpulkan berbagai bahan.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Samantha Power, mengatakan keputusan ini adalah suatu pesan jelas bahwa pihak yang bertanggung jawab akan dihukum.

Amerika, Inggris dan Prancis berulangkali menuduh pasukan <link type="page"><caption> Presiden Bashar al-Assad melakukan serangan gas klorin </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/10/131006_suriah_senjata_kimia_hancur" platform="highweb"/></link>lewat bom barel yang dijatuhkan dari helikopter.

Senjata kimia dianggap menjadi penyebab kematian warga sipil dalam perang saudara Suriah yang sekarang sudah berlangsung selama lima tahun.

Keputusan ini dicapai setelah Amerika Serikat dan Rusia menyepakati naskah akhir resolusi.