Korea Utara terapkan zona waktu baru

Pemimpin Korut, Kim-jong Un bersama pejabatnya. Keputusan perubahan zona waktu ini sebagai simbol pembebasan Korea Utara dari pendudukan Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemimpin Korut, Kim-jong Un bersama pejabatnya. Keputusan perubahan zona waktu ini sebagai simbol pembebasan Korea Utara dari pendudukan Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Korea Utara akan menetapkan zona waktu baru yaitu 30 menit lebih cepat dari Korea Selatan dan Jepang, demikian kata media pemerintah Korut.

Selama ini tiga negara tersebut memiliki waktu yang sama, yakni sembilan jam lebih dulu dari zona waktu utama dunia atau Greenwich Mean Time (GMT).

Keputusan perubahan zona waktu ini sebagai simbol pembebasan Korea Utara dari pendudukan Jepang pada akhir Perang Dunia II, kata media pemerintah.

Kantor berita resmi Korut, KCNA mengatakan "Aksi penjajahan Jepang yang jahat selama menguasai Korut, sehingga mereka seenaknya mengubah zona waktu".

Sebelum diduduki Jepang pada 1910, zona waktu di wilayah Korea yaitu 8,5 jam lebih dulu dari GMT.

Korea Selatan mengatakan, langkah Korut ini dalam jangka pendek dapat menganggu rintisan kerja sama ekonomi kedua negara di pusat industri Kaesong, Korea Utara.

"Dan dalam jangka panjang, mungkin ada beberapa dampak bagi upaya penyatuan standar kedua pihak," kata pejabat Kementerian Unifikasi, Jeong Joon-Hee.

Setelah Venezuela dan Samoa

Bagaimanapun, perubahan zona waktu yang dilakukan Korut bukanlah yang pertama.

Pada 2011, <link type="page"><caption> Samoa telah mengubah zona waktu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2011/12/111230_samoa_tokelau" platform="highweb"/></link> untuk meningkatkan hubungan dagang regional dengan negara tetangganya yaitu Australia dan Selandia Baru.

Dan sebelumnya, pada 2007, Venezuela telah mengubah zona waktu empat jam lebih lambat dari GMT. Ketika itu, Presiden Venezuela Hugo Chavez mengatakan, keputusan ini diambil agar rakyatnya dapat lebih menikmati sinar matahari terbit.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dan sebelumnya, pada 2007, Venezuela telah mengubah zona waktu empat jam lebih lambat dari GMT. Ketika itu, Presiden Venezuela Hugo Chavez mengatakan, keputusan ini diambil agar rakyatnya dapat lebih menikmati sinar matahari terbit.

Dengan perubahan ini, mereka melompat dari hari Kamis langsung ke Sabtu, sehingga tidak memiliki hari Jumat tanggal 30 Desember 2011.

Dan sebelumnya, pada 2007, Venezuela telah mengubah zona waktu empat jam lebih lambat dari GMT.

Ketika itu, Presiden Venezuela Hugo Chavez mengatakan, keputusan ini diambil agar rakyatnya dapat lebih menikmati sinar matahari terbit.

Venezuela merupakan satu-satunya negara yang memiliki zona waktu 4.5 jam lebih lambat dari GMT.