Rencana 'penyebaran' The Interview ke Korut ditunda

Sumber gambar, AFP
Para pegiat Korea Selatan menunda rencana mereka untuk menyebarkan ribuan film Hollywood ke wilayah Korea Utara yang berisi satire tentang pemimpin negara itu, Kim Jong-Un.
Langkah tersebut diambil setelah adanya peringatan militer bahwa Korea Utara akan mengambil tindakan balasan.
Penyebaran 10.000 ribu DVD The Interview, bersama 50.000 selebaran anti-Korea Utara, rencananya akan menggunakan balon raksasa.
Film satire The Interview bercerita tentang komplotan yang berupaya membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.
Pemerintah Pyongyang menyebut film itu sebagai tindakan teror dan <link type="page"><caption> akhir tahun lalu Sony sempat menunda peluncuran film tersebut</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141217_hiburan_theinterview" platform="highweb"/></link> di Amerika Serikat setelah sistem komputer mereka sempat diretas.

Sumber gambar, AFP
Korea Utara membantah berada di balik peretasan sistem komputer Sony Pictures dan mengatakan kemungkinan bahwa para pendukungnya yang melakukan hal tersebut.
Kelompok pegiat Korea Sealtan mengatakan penyebaran DVD itu untuk mengenang <link type="page"><caption> tenggelamnya kapal Angkatan Laut Korea Selatan, Cheonan, lima tahun lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/05/100511_koreanship" platform="highweb"/></link>. Seoul menuding Korea Utara yang mentorpedo kapal tersebut.
Hari Minggu (22/03), militer Korea Utara mengatakan akan menanggapi aksi para pegiat tersebut dengan menembaki semua balon yang melewati perbatasan.
Seorang pegiat mengatakan kepada kantor berita AFP 'penundaan' dilakukan tanpa waktu tertentu dan menegaskan rencana itu akan tetap diupayakan.











