Dokumen Wikileaks: AS mata-matai Jepang

NSA

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Wikileaks kembali menuduh AS memata-matai negara sahabat mereka, kali ini Jepang.

Situs Wikileaks membocorkan dokumen baru yang menyatakan bahwa Amerika Serikat telah memata-matai politisi dan pengusaha top Jepang selama hampir satu dekade.

Dalam daftar yang diedarkan Wikileaks, terdapat 35 organisasi yang menjadi sasaran penyadapan telepon Agen Keamanan Nasional Amerika (NSA).

Termasuk di dalam daftar itu adalah kantor kabinet Jepang, pejabat Bank of Japan dan beberapa perusahaan terkemuka seperti divisi gas perusahaan Mitsubishi dan divisi minyak bumi Mitsui.

Dokumen yang dibocorkan Wikileaks itu berasal dari tahun 2007 hingga 2009.

Satu dokumen intelejen Amerika dilabeli "Top secret" menampilkan diskusi topik sensitif mengenai kebijakan Jepang dalam soal perubahan iklim dan perdagangan internasional.

Keabsahan dokumen itu tidak bisa dipastikan secara independen, sekalipun Wikileaks sudah pernah membocorkan dokumen pemerintah Amerika beberapa kali di masa lalu.

Sejauh ini, belum ada tanggapan apapun dari pihak Jepang mengenai kebocoran ini.

Wikileaks juga pernah mengedarkan dokumen serupa yang menuduh <link type="page"><caption> NSA melakukan kegiatan mata-mata terhadap Jerman, Prancis</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150624_dunia_nsa_prancis.shtml" platform="highweb"/></link> dan Brasil.