Pria 'Uighur' dituduh berencana serang pertokoan di Cina

Sumber gambar, AFP
Media pemerintah Cina menayangkan wawancara dengan seorang pria yang disebut berencana melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah pusat perbelanjaan di kota Shijiazhuang.
Dilaporkan oleh stasiun televisi pemerintah, CCTV, bahwa pria yang tampak berasal dari etnik minoritas Muslim Uighur itu mendapat pelatihan di Suriah.
Ia dilaporkan pergi ke Suriah melalui Turki setelah tahun 2013, tetapi tidak jelas kapan pulang ke Cina.
Ketika ditayangkan di televisi, ia tampak mengenakan rompi penjara dan rambut dicukur.
"Saya ingin menyampaikan kepada ibu saya; tolong maafkan saya," katanya sambil menangis.
Lebih lanjut pria tersebut mengatakan ia mendapat inspirasi dari seorang ulama radilal untuk pergi ke Suriah guna mengikuti latihan pembuatan bom.
BBC tidak bisa memverifikasi kondisi yang dialami pria itu ketika membuat pengakuannya karena media pemerintah di Cina sangat dikontrol oleh Partai Komunis yang berkuasa.
Pihak berwenang di Cina belakangan ini meningkatkan keamanan di kawasan Xinjiang yang ditempati oleh etnik Uighur.
Sebagian dari mereka berusaha melarikan diri ke luar negeri, termasuk ke Thailand, tetapi baru-baru ini <link type="page"><caption> mereka dipulangkan atas permintaan Cina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150710_dunia_thailand_uighur" platform="highweb"/></link>.











