Tiga orang ditahan di Prancis karena terorisme

francois molins

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Jaksa Paris, Francois Molins menyebut ketiganya berencana menyerang instalasi militer Prancis.

Pihak berwenang di Paris menyatakan telah menahan empat orang dengan tuduhan merencanakan penyerangan terhadap instalasi militer angkatan laut Prancis.

Namun salah seorang dari mereka masih berumur 16 tahun sehingga dilepaskan oleh pihak berwenang.

Salah satu dari mereka dinyatakan telah mendapat instruksi dari kelompok militan yang menamakan diri negara Islam atau ISIS.

Jaksa wilayah Paris, Francois Molins, menyatakan para tersangka ini merencanakan untuk melakukan penculikan terhadap anggota militer yang bertugas di pangkalan angkatan laut di Cape Béar, dan kemudian memenggalnya.

Petugas keamanan menyebutkan bahwa salah satu dari ketiga tersangka ini -disebut namanya sebagai Ismael K. 17 tahun- diperintahkan untuk melakukan serangan di Prancis ketika jelas bahwa ia tak bisa bergabung dengan para militan di Suriah.

Ibu dari pria tersebut memberi tahu pihak berwenang tentang kegiatan anaknya yang kemudian mematai-matainya.

Salah seorang dari tersangka ini pernah bekerja di pangkalan angkatan laut itu sehingga paham, kapan saatnya penjagaan di pangkalan itu tidak terlalu ketat.

Serangan tersebut direncanakan untuk dilakukan pada bulan Desember atau Januari tahun depan.