Pelaku pemenggalan mengirim foto selfie

Herve Cornara adalah korban pemenggalan kepala yang diduga dilakukan terduga Yassin Salhi.
Keterangan gambar, Herve Cornara adalah korban pemenggalan kepala yang diduga dilakukan terduga Yassin Salhi.

Pria terduga pelaku serangan terhadap sebuah pabrik di dekat kota Lyon, Prancis, mengirim foto selfie yang memperlihatkan dia berpose dengan kepala korban yang dipenggalnya, demikian sumber keamanan.

Yassin Salhi, berusia 35 tahun, dilaporkan mengirim foto tersebut ke nomor telepon genggam milik warga Kanada melalui layanan WhatsApp setelah <link type="page"><caption> serangan hari Jumat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150626_dunia_prancis_serangan" platform="highweb"/></link> (26/06).

Sejauh ini Kepolisian Prancis masih menyelidiki siapa yang menerima kiriman foto selfie tersebut.

Mereka belum bisa mengkonfirmasi terhadap laporan media yang menyebut penerima foto selfie itu adalah seseorang yang berada di sebuah wilayah di Suriah, demikian laporan Kantor berita AP.

Otoritas kemanan Prancis, seperti dikutip aparat kejaksaan Paris mengatakan, tersangka mulai berbicara kepada penyidik setelah awalnya memilih diam.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Otoritas kemanan Prancis, seperti dikutip aparat kejaksaan Paris mengatakan, tersangka mulai berbicara kepada penyidik setelah awalnya memilih diam.

Korban dengan kepala terpenggal <link type="page"><caption> ditemukan bersama bendera dengan tulisan Arab</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150626_dunia_prancis_teroris" platform="highweb"/></link>.

Adapun tersangka dituduh melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi ke lokasi yang banyak menyimpan cairan mudah terbakar.

Tersangka sempat memilih bungkam

Terduga pelaku, Yassin Salhi, sebelumnya pernah diteliti karena dugaan aktivitasnya yang terkait dengan kelompok militan Islam.

Otoritas kemanan Prancis, seperti dikutip aparat kejaksaan Paris mengatakan, tersangka mulai berbicara kepada penyidik setelah awalnya memilih diam.

Salhi ditangkap di rumahnya di kota Saint-Quentin-Fallavier, di dekat tempat terjadinya penyerangan. Istri dan adiknya sebelumnya telah ditahan.

Salhi ditangkap di rumahnya di kota Saint-Quentin-Fallavier, di dekat tempat terjadinya penyerangan. Istri dan adiknya sebelumnya telah ditahan.

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Salhi ditangkap di rumahnya di kota Saint-Quentin-Fallavier, di dekat tempat terjadinya penyerangan. Istri dan adiknya sebelumnya telah ditahan.

Sejauh ini kepolisian belum menemukan motif atau kemungkinan kaitan serangan ini dengan pihak asing, kata jaksa.

Menanggapi serangan itu, Presiden Francois Hollande menggelar rapat membahas masalah keamanan dengan para menteri terkait pada Sabtu (27/06) waktu setempat.

Sebelumnya Hollande menyebut serangan di sebuah pabrik di dekat kota Lyon sebagai <link type="page"><caption> "serangan teroris."</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150626_dunia_prancis_teroris" platform="highweb"/></link>

Sementara, Perdana Menteri Manuel Valls mempersingkat kunjungannya ke Amerika Latin untuk kembali ke Prancis.