Pemberontak kuasai markas militer Deraa

Sumber gambar, Reuters
Pemberontak di Suriah mengatakan mereka telah menguasai sebuah markas militer penting di selatan negara itu.
Southern Front, sebuah gabungan kelompok pemberontak, mengatakan markas yang dikenal dengan nama Brigade 52 "dibebaskan" lewat sebuah serangan pada hari Selasa pagi (9 Juni).
Markas diluar kota Harak tersebut adalah salah satu yang terbesar di provinsi Deraa.
Para pejabat belum memberikan komentar, tetapi jika sudah dipastikan, penguasaan markas ini menjadi<link type="page"><caption> kekalahan terbaru dari serangkaian kejadian yang dialami pemerintah dalam tiga bulan terakhir.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150608_dunia_suriah" platform="highweb"/></link>
Pada permulaan bulan April, Southern Front menguasai perlintasan perbatasan Nasib dengan Yordania, beberapa hari setelah kelompok pemberontak lainnya menguasai ibukota provinsi Idlib di barat laut.
Kelompok jihadis yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS sementara itu merampas kota penting strategis Tadmur dan reruntuhan kuno di dekatnya, Palmyra, bulan lalu.
Jurubicara Southern Front, Maj Essam al-Rayes, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa paling sedikitnya 2.000 pemberontak menyerang Brigade 52 lewat sebuah serangan "cepat dan segera" pada Selasa dini hari.









