Parlemen Inggris setujui referendum Uni Eropa

hammond

Sumber gambar, bbc

Keterangan gambar, Menteri Luar Negeri Philip Hammond mengatakan rakyat harus mendapatkan "keputusan akhir".

Mayoritas anggota parlemen Inggris mendukung rencana dilaksanakannya referendum keanggotaan di Uni Eropa.

Pemungutan suara dilakukan setelah perdebatan pertama Rancangan Undang Undang Referendum Uni Eropa.

Lewat hasil ini berarti lembaga legislatif melanjutkan tahapan selanjutnya di Parlemen.

Menteri Luar Negeri Philip Hammond mengatakan sebuah "generasi" tidak diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya terkait tempat Inggris di Eropa, dan <link type="page"><caption> masyarakat sekarang harus mendapatkan "keputusan akhir". </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/06/140628_bisnis_inggris_unieropa" platform="highweb"/></link>

Anggota parlemen yang mendukung RUU berjumlah 544, sementara yang menolak 53 orang.

Partai Konservatif dan Buruh mendukung RUU, sementara Partai Nasional Skotlandia (SNP) menolaknya.

Sebelumnya, para anggota majelis memutuskan menolak amandemen SNP terkait RUU tersebut.

RUU sekarang harus melewati pengkajian kedua, sebelum diperiksa dewan para anggota majelis.

Perdana Menteri David <link type="page"><caption> Cameron, yang pertama kali menjanjikan referendum pada tahun 2013</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/01/130123_cameron_referendum" platform="highweb"/></link>, telah menegaskan akan merundingkan "kesepakatan yang lebih baik" bagi Inggris di Eropa sebelum pemungutan suara diadakan pada akhir tahun 2007.