Perintah al-Qaida agar al-Nusra tidak menyerang Barat

julani

Sumber gambar, al jazeera

Keterangan gambar, Abu Mohammed al-Julani mengatakan Front al-Nusra memusatkan aksi pada penguasaan Damaskus dan penggulingan Assad.

Cabang al-Qaida di Suriah memerintahkan jaringan jihadis untuk tidak menggunakan negara itu guna meluncurkan sejumlah serangan terhadap Barat, kata pemimpin kelompok tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV Al Jazeera, Abu Mohammed al-Julani, mengatakan <link type="page"><caption> Front al-Nusra memusatkan aksi pada penguasaan Damaskus dan penggulingan Presiden Bashar al-Assad.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130410_suriah_nusra" platform="highweb"/></link>

Dia juga berjanji untuk melindungi kelompok minoritas Suriah yang disudutkan Presiden Assad.

Persekutuan pemberontak Suriah, termasuk al-Nusra, mencatat kemajuan di kaasan barat laut Suriah dengan dikuasainya kota Idlib.

Milisi pemberontak sekarang bergerak maju ke provinsi Latakia di pantai Laut Tengah, yang merupakan daerah kekuasaan Presiden Assad dan sekte Islam Syiah Alawite.

Wawancara selama satu jam dengan Julani disiarkan Rabu malam (27/05). Untuk kedua kalinya televisi yang bermarkas di Qatar itu mewawancarai Julani sejak tahun 2013, ketika Front al-Nusra berpisah dengan kelompok yang sekarang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Belum jelas kapan wawancara direkam sementara wajah Julani tidak diperlihatkan namun terlihat duduk pada sebuah kursi mewah di samping pewawancara Ahmed Mansour, dengan sisi tubuh yang terlihat di layar TV.

Julani mengatakan al-Nusra mendapat perintah dari pemimpin al-Qaida, Ayman al-Zawahiri, untuk menghindari serangan di luar negeri yang dapat mengganggu operasi di Suriah.