Kepolisian Baltimore AS diselidiki dalam kasus Freddie Gray

Jaksa Agung AS Loretta Lynch dan Walikota Baltimore Stephanie Rawlings-Blake
Keterangan gambar, Jaksa Agung AS Loretta Lynch (kiri) dan Walikota Baltimore Stephanie Rawlings-Blake (kanan) bertemu Selasa.

Departemen Kehakiman AS akan menginvestigasi kepolisian Baltimore untuk mengetahui apakah mereka menggunakan kekerasan berlebihan dan memilki prasangka ketika melakukan penyelidikan, seperti diberitakan media Amerika.

Walikota Stephanie Rawlings-Blake meminta penyelidikan tersebut menyusul tewasnya Freddie Gray karena luka parah dalam tahanan polisi. Kejadian tersebut kemudian <link type="page"><caption> memicu protes dan kerusuhan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150428_baltimore_protest_violence.shtml" platform="highweb"/></link>.

Dia mengatakan peristiwa tersebut menyebabkan hubungan masyarakat dan polisi "retak".

Penyelidikan kepolisian Baltimore merupakan perkembangan baru dalam kasus Freddie Gray, yang juga tengah diselidiki oleh pemerintah federal.

Jaksa Agung Loretta Lynch, yang mengunjungi Baltimore minggu ini, diperkirakan akan mengumumkan penyelidikan secara resmi pada hari Jumat (08/05).

Departemen kehakiman AS sudah mulai menyelidiki <link type="page"><caption> indikasi pelanggaran terhadap hak-hak sipil Gray</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150501_polisi_temuan_baltimore.shtml" platform="highweb"/></link> dalam insiden ini. Enam aparat kepolisian yang terlibat dalam penangkapan Gray juga menghadapi tuntutan pidana.

Polisi Baltimore

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Penyelidikan mengenai tindakan kekerasan akan dilakukan terhadap Polisi Baltimore.

Kota Baltimore secara sukarela berpartisipasi dalam upaya kajian yang dilakukan departemen kehakiman terhadap kemungkinan penerapan kebijakan reformasi kepolisian tanpa perintah pengadilan atau pemantau independen.

Penyelidikan oleh Departemen Kehakiman AS ini mirip dengan yang dilakukan di Ferguson, Missouri, setelah peristiwa penembakan seorang remaja berkulit hitam Michael Brown oleh seorang polisi kulit putih pada Agustus lalu.

Investigasi yang dilakukan meliputi upaya pencarian mencari pola diskriminasi dalam departemen kepolisian, ketika memeriksa, menangkap tersangka dan penggunaan kekerasan.

Hasil investigasi yang dilakukan departemen kehakiman itu seringkali menghasilkan kesepakatan bersama yang mengharuskan departemen kepolisian yang bersangkutan menerapkan perubahan tertentu, dengan pengawasan lembaga eksternal.

Sebelumnya, kesepakatan seperti itu pernah diterapkan oleh di New Orleans pada tahun 2012, dan departemen kepolisian setempat diwajibkan menerapkan perubahan besar.

Pada bulan April, Departemen Kehakiman AS merilis laporan mengenai kejadian pelecehan di departemen kepolisian di Albuquerque, New Mexico, dan menyarankan untuk perbaikan unit urusan internal.