Kopilot 'pembunuh Germanwings' latihan menukik

lubitz

Sumber gambar, Andreas Lubitz

Keterangan gambar, Lubitz diduga secara sengaja menabrakkan Airbus 320, menewaskan 150 orang.

Kopilot pesawat Germanwings yang jatuh di Alpen Prancis pada bulan Maret kemungkinan sudah berlatih melakukan penurunan dengan cepat pada penerbangan sebelumnya, lapor para penyelidik Prancis.

Laporan itu menyebutkan Andreas Lubitz berulang kali mengarahkan pesawat menukik ke bawah tanpa izin satu hari sebelumnya.

Lubitz diduga secara sengaja menabrakkan Airbus 320, ketika pilot berada di luar kokpit, <link type="page"><caption> menewaskan 150 orang di dalam pesawat,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150417_misa_germanwings" platform="highweb"/></link> dalam penerbangan dari Barcelona ke Duesseldorf pada tanggal 24 Maret.

Perubahan arah terjadi saat pesawat melakukan penerbangan keluar dari Duesseldorf ke Barcelona pada hari yang sama, lapor badan penyelidikan kecelakaan BEA.

Dalam beberapa kesempatan, saat kapten di luar kokpit, jarum ketinggian diatur pada 100 kaki atau 30 meter, tingkat yang terendah, meski pengawas lalu lintas udara di Bordeaux memerintahkan ketinggian pada 35.000 kaki, kemudian 21.000 kaki.

Perubahan ini ternyata terjadi dalam jangka waktu lima menit pada sekitar jam 7.30 di hari kecelakaan, dimulai 30 detik setelah kapten meninggalkan kokpit.

"Saya tidak bisa memperkirakan apa yang terjadi di kepalanya, yang dapat saya katakan adalah dia mengubah tombol ke pengaturan paling rendah, 100 kaki, dan dia melakukannya beberapa kali," kata direktur BEA Remy Jouty kepada kantor berita Reuters.