Pekerjaan bantuan gempa Nepal telah usai

nepal
Keterangan gambar, Penduduk Nepal korban gempa yang sedang hamil berada di halaman rumah sakit.

Nepal menyatakan sebagian besar pekerjaan penyelamatan setelah gempa kuat sembilan hari lalu telah berakhir.

Ini berarti sejumlah operasi yang masih dilakukan sebagian besar dapat ditangani tim setempat.

Tetapi Menteri Penerangan Nepal, Minendra Rijal mengatakan negaranya memerlukan dukungan besar-besaran dunia untuk melakukan pembangunan kembali dan perbaikan.

Pernyataannya dikeluarkan setelah munculnya beberapa laporan pemerintah meminta tim asing di ibukota Kathmandu dan daerah sekitarnya untuk kembali ke tempat asal mereka.

Meskipun mereka mengatakan pekerja asing tetap dapat berperan di daerah-daerah terpencil.

PBB menyatakan sedang mengkaji berbagai kemungkinan menyebarkan pasokan ke tempat-tempat paling terpencil termasuk menyebarkan bantuan lewat jalan darat melalui India.

"Kami masih menghadapi masalah mencapai penduduk," kata Orla Fagan, juru bicara Kantor PBB bagi Koordinasi Masalah Kemanusiaan seperti dikutip kantor berita Reuters.

"Terdapat penduduk di desa pegunungan yang sangat terpencil," tambahnya.

Lebih dari empat ribu pekerja asing dari berbagai tempat di dunia membantu usaha pemberian bantuan dan penyelamatan.

<link type="page"><caption> Gempa berkekuatan 7,9 Richter pada hari Sabtu (25/4) sampai sejauh ini telah menewaskan 6.621 orang dan 14.021 terluka.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/05/150504_majalah_gempa" platform="highweb"/></link>