Calon pemimpin Inggris Raya hadapi pertanyaan publik

Sumber gambar, Reuters
Para pemimipin partai politik Inggris Raya menghadapi pertanyaan sulit dari para penonton dalam siaran langsung Question Time di BBC, Kamis 30/04) malam.
David Cameron dari Partai Konservatif mengaku bahwa menolak proposal mitra koalisinya, Liberal Demokrat, yang ingin memotong anggaran tunjangan anak senilai total £8 juta (Rp160 miliar).
Sementara Ed Miliband (Partai Buruh) menyatakan partainya tidak menghamburkan anggaran ketika sedang berkuasa.
Ia juga memastikan bahwa partainya tidak membuat kesepakatan apapun dengan Partai Nasional Skotlandia (SNP) jika berkuasa.
Sedangkan Nick Clegg (Liberal Demokrat) ditanya soal koalisi dengan Partai Konservatif. Saat ini koalisi kedua partai yang memerintah Inggris.
Pertanyaan sulit

Sumber gambar, Reuters
Cameron menyatakan bahwa ia tak ingin memotong tundangan anak jika menang dalam pemilu namun menambahkan mungkin saja melakukan penghematan dari anggaran kesejahteraan publik lain.
Menurut Cameron tunjangan anak merupakan 'salah satu tunjangan terpenting' dan tak boleh diubah.
Di Inggris Raya, rumah tangga berpendapatan rendah berhak untuk mendapat tunjangan anak.
Pemimpin Partai Buruh, Ed Miliband, menegaskan bahwa partainya tidak menghambur-hamburkan uang ketika berkuasa dan menyatakan defisit anggaran terjadi karena krisis finansial.
Milband menyatakan krisis finansial global menyebabkan defisit yang tinggi, dan masih menyisakan persoalan.
"Ini akan menjadi misi pemerintahan kami untuk memangkas defisit anggaran dari tahun ke tahun," kata Miliband.

Sumber gambar, Reuters
Nick Clegg mendapat pertanyaan mengenai koalisi partainya, Liberal Demokrat, dalam pemerintahan dengan Konservatif yang dibentuk tahun 2010.
Seorang pemilih LibDem menyatakan kemarahan karena menginginkan LibDem bergabung dengan Buruh.
Nick Clegg berkelit dengan menyatakan koalisi sekarang merupakan 'keberanian untuk menempatkan negara di atas kepentingan partai.'
Ia memberi indikasi bahwa dalam pemilu kali ini, partainya akan berkoalisi dengan partai yang memperoleh kursi terbanyak dalam pemilu.
Pemilu Inggris Raya akan diadakan serentak pada tanggal 7 Mei mendatang.













