Gempa 7,9 SR guncang Nepal

Gempa meruntuhkan sejumlah bangunan di Ibu Kota Kathmandu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Gempa meruntuhkan sejumlah bangunan di Ibu Kota Kathmandu.

Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,9 skala Richter mengguncang Nepal, pada Sabtu (25/04).

Berdasarkan catatan Badan Survei Geologi Amerika Serikat, gempa itu berpusat di daerah antara ibu kota Kathmandu dan Pokhara. Getaran gempa terasa hingga negara-negara tetangga, seperti Pakistan, Bangladesh dan India.

Sejauh ini, dampak gempa telah tampak di Kathmandu. Sejumlah bangunan, seperti Menara Dharahara runtuh dan menyebabkan beberapa orang tewas.

Jumlah korban meninggal dan luka-luka belum bisa dipastikan.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Jumlah korban meninggal dan luka-luka belum bisa dipastikan.

Namun, jumlah pasti korban meninggal dan luka-luka belum diketahui. Kantor berita Reuters melaporkan sedikitnya empat orang diketahui meninggal.

“Kami memerlukan bantuan dari berbagai badan dunia yang lebih paham dan punya perlengkapan untuk menangani situasi darurat yang kini kami hadapi,” kata Menteri Informasi Nepal, Minendra Rijal.

Efek gempa terasa hingga ke negara-negara tetangga, seperti India dan Pakistan.

Sumber gambar, Ashutosh Neupane

Keterangan gambar, Efek gempa terasa hingga ke negara-negara tetangga, seperti India dan Pakistan.

Beberapa saksi mata mengaku gempa bumi berlangsung sangat menakutkan.

“Sangat mengerikan. Tanah bergerak...Kini saya menunggu perawatan, namun staf rumah sakit amat sibuk,” kata seorang pekerja yang mengalami cedera tangan kepada Associated Press.

Pemerintah Nepal berharap bantuan dari lembaga-lembaga dunia.

Sumber gambar, ashutosh neupane

Keterangan gambar, Pemerintah Nepal berharap bantuan dari lembaga-lembaga dunia.

Di Gunung Everest, seorang pendaki bernama Alex Gavan berkicau di media sosial mengenai gempa yang menyebabkan longsor salju.

Pada 2011, gempa bumi di Nepal menewaskan sedikitnya lima orang. Kemudian, pada 1934, Kathmandu nyaris luluh lantak akibat gempa bumi.