Australia menangkap lima terduga teroris

Kepolisian Australia telah menangkap lima orang, termasuk diantaranya dua orang berusia 18 dan 19 tahun yang dituduh merencanakan aksi teror.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kepolisian Australia telah menangkap lima orang, termasuk diantaranya dua orang berusia 18 dan 19 tahun yang dituduh merencanakan aksi teror.

Polisi Australia mengatakan mereka telah menggagalkan rencana serangan terorisme pada acara peringatan terkait seratus tahun Perang Dunia I.

Mereka telah menangkap lima orang, termasuk diantaranya dua orang berusia 18 dan 19 tahun yang dituduh merencanakan aksi teror.

Sekitar 200 anggota polisi dilibatkan dalam operasi kontra-terorisme di Kota Melbourne, Sabtu (18/04) pagi.

Menurut polisi, kelima orang itu telah menyiapkan rencana aksi teror ketika Australia menggelar peringatan Anzac Day, yaitu upacara untuk menghormati prajurit Australia dan Selandia Baru yang tewas dalam Perang Dunia I, pada pekan depan.

Terinspirasi ISIS

Juru bicara Kepolisian Australia, Neil Gaughan mengatakan kepada wartawan, para tersangka terinspirasi oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau dulu disebut ISIS.

Para tersangka, termasuk dua orang remaja tersebut, akan dijerat dengan Undang-undang anti terorisme.

Sampai Sabtu (18/04) siang, operasi anti-terorisme tetap digelar di sejumlah alamat di berbagai wilayah Melbourne.

Sejak September 2014 lalu, Australia telah meningkatkan operasi keamanan setelah adanya serangan terorisme di negara tersebut.