Aparat Jepang selidiki insiden Asiana Airlines

Pesawat Asiana Airlines tergelincir saat mencoba mendarat di Bandara Hiroshima, Jepang.

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Pesawat Asiana Airlines tergelincir saat mencoba mendarat di Bandara Hiroshima, Jepang.

Badan keselamatan penerbangan sipil Jepang tengah menyelidiki pesawat milik maskapai Asiana Airlines yang tergelincir di Bandara Hiroshima.

Dalam insiden yang terjadi pada Selasa (14/04) itu, sebanyak 74 penumpang dan tujuh kru keluar pesawat dengan menggunakan tangga darurat.

Media Jepang menyebutkan sedikitnya 20 orang mengalami cedera ringan akibat peristiwa itu.

Sejumlah pejabat kementerian transportasi Jepang mengatakan roda pesawat amat mungkin menyenggol sebuah perangkat komunikasi dekat landasan pacu. Sebagaimana dilaporkan televisi nasional Jepang, NHK, pecahan perangkat tersebut ditemukan di roda kiri pesawat.

Para penumpang mengatakan kepada NHK bahwa mereka mendengar suara ledakan setelah mendarat dan kabin penuh asap. Pesawat juga tampak tergelincir dari landasan pacu

“Ada asap yang keluar dan masker oksigen berjatuhan. Para awak kabin sangat panik dan saya pikir kami akan mati,” ujar seorang penumpang.

Seluruh penumpang dan kru pesawat keluar menggunakan tangga darurat.

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Seluruh penumpang dan kru pesawat keluar menggunakan tangga darurat.

Pesawat tersebut mendarat di Hiroshima dari Bandara Incheon, Korea Selatan.

Insiden yang melibatkan maskapai Asiana Airlines pernah terjadi pada Juli 2013 lalu. Ketika itu, pesawat dengan nomor penerbangan 214 dari Incheon jatuh ketika mencoba mendarat di Bandara San Fransisco, Amerika Serikat, setelah ekor pesawat menabrak dinding pembatas.

Sebanyak tiga orang tewas dalam insiden itu, termasuk seorang remaja asal Cina.