Pelabuhan Yaman dikendalikan AL Arab Saudi

Sumber gambar, AP
Pihak militer Arab Saudi yang memimpin operasi militer di Yaman mengatakan angkatan lautnya bersiaga di pelabuhan-pelabuhan negara itu.
Juru bicara militer koalisi Arab Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Asiri, mengatakan lalu lintas kapal kini dikendalikan untuk mencegah kelompok pemberontak ke luar masuk pelabuhan dan membawa lebih banyak senjata.
Kelompok Syiah Houthi yang berupaya menggulingkan <link type="page"><caption> Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi -yang sudah mengungsi ke Arab Saudi-</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150327_yaman_presiden_saudi" platform="highweb"/></link> disebut-sebut mendapat bantuan dari Iran.
Namun pemerintah Teheran dan kelompok pemberontak Houthi berulang kali membantah tuduhan itu.
Serangan udara dilancarkan koalisi pimpinan Arab Saudi atas posisi-posisi Houthi di sembilan dari 12 provinsi di Yaman, antara lain untuk mencegah kelompok tersebut menguasai Aden, yang menjadi ibukota sementara pemerintahan setelah Houthi berhasil merebut ibukota Sanaa.

Sumber gambar, AP
<link type="page"><caption> Pemerintah Arab Saudi mengatakan operasi militer di Yaman</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150326_yaman_saudi_militer" platform="highweb"/></link> ditujukan untuk ‘membela pemerintah yang sah’ yang dipimpin Presiden Mansour Hadi.
Bagaimanapun aksi Arab Saudi meningkatkan ketegangan di kawasan, khususnya antara Arab Saudi -yang dipimpin umat Islam Sunni- dan Iran, yang mayoritas merupakan umat Syiah.
Amerika Serikat menyatakan dukungan atas operasi Arab Saudi di Yaman namun tidak melancarkan aksi militer langsung.
Dalam perkembangan terpisah, sedikitnya 45 orang tewas akibat ledakan di kamp pengungsi al-Mazrak di Yaman barat laut, seperti dilaporkan para pekerja sosial.
Kamp itu menampung warga Yaman yang mengungsi karena konflik antara pemerintah dan kelompok pemberontak Houthi yang berlangsung sejak tahun 2009 lalu.
Menteri Luar Negeri Yaman, Riyadh Yaseen, sudah membantah bahwa serangan udara Arab Saudi yang menyebabkan ledakan tersebut.











