Polisi Jerman sita barang-barang kopilot Germanwings

Sumber gambar, Getty
Polisi Jerman sudah menyita barang-barang milik pilot kedua atau co-pilot yang tampaknya sengaja menabrakkan pesawatnya di pegunungan Alpen Prancis yang menewaskan 150 orang penumpang dan awak.
Langkah itu ditempuh sebagai bagian dari penyelidikan polisi, yang mengatakan menemukan petunjuk-petunjuk penting, menurut laporan media massa.
Data dari rekaman di pesawat memberi dugaan bahwa kopilot Andreas Lubitz secara sengaja menurunkan ketinggian pesawat saat pintu ruang kendali pesawat atau kokpit dikunci sehingga kapten pilot tidak dapat masuk.
Penerbangan dari Barcelona menuju Dusseldorf itu mengalami kecelakaan pada hari Selasa (24/03).
Beberapa maskapai penerbangan kini sudah <link type="page"><caption> berikrar untuk mengubah peraturan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150327_germanwings_keselamatan" platform="highweb"/></link> guna memastikan paling tidak ada dua orang awak pesawat berada di kokpit setiap saat.
Petunjuk penting

Sumber gambar, AP
Pemberitahuan dari polisi Jerman ini muncul setelah para petugas kepolisan menggeledah flat milik Lubitz di Duesseldorf dan rumah kediaman orang tua pria dari berusia 27 tahun itu di Montabaur, di utara Frankfurt, Kamis malam (26/03).
Sejumlah barang diambil polisi -termasuk kotak-kotak dan sebuah komputer- dari kedua tempat tersebut.
"Kami menemukan sesuatu yang sekarang akan diambil untuk diuji. Saat ini kami tidak bisa mengatakan apa itu, tetapi mungkin ini merupakan petunjuk yang sangat penting tentang apa yang terjadi," lapor Daily Mail mengutip juru bicara kepolisian Markus Niesczery.











