Andrea Lubitz '100% layak terbang' tegas Lufthansa

Carsten Spohr

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Carsten Spohr juga menegaskan tidak ada sistem yang bisa mencegah sepenuhnya seorang pilot jahat.

Pimpinan eksekutif Lufthansa, Carsten Spohr, menegaskan bahwa pilot kedua atau co-pilot Germanwings, Andreas Lubitz, "100% layak terbang tanpa keberatan'.

<link type="page"><caption> Lubitz diduga memang sengaja menjatuhkan pesawat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150326_germanwings_jaksa" platform="highweb"/></link> Germanwings -anak perusahaan Lufthansa- di kawasan pegunungan Alpen Prancis, <link type="page"><caption> dan menewaskan seluruh 150 orang di dalamnya.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150324_airbus_prancis" platform="highweb"/></link>

Pria berusia 28 tahun itu memulai pelatihan pada tahun 2008 dan sempat berhenti selama 11 bulan dan hal itu bukan dianggap sebagai hal yang tidak biasa. Dia kemudian menjalani pengkajian ulang dan boleh melanjutkan pelatihan.

"Akhirnya dia lulus semua pemeriksaan kesehatan dan semua latihan penerbangan. Dia 100% layak terbang tanpa pembatasan apa pun," tegas Spohr.

Ditambahkan bahwa Lubitz bergabung dengan Germanwings pada September 2013, langsung setelah lulus dari pelatihan dan memiliki 630 jam terbang.

Menurut Spohr, insiden jatuhnya pesawat 4U 9525 itu membuat mengatakan mereka terkejut dengan peristiwa dalam beberapa hari ini.

Andreas Lubitz

Sumber gambar, Imagem retirada do Twitter

Keterangan gambar, Andreas Lubitz yang berusia 28 tahun memiliki 630 jam terbang.

"Dalam mimpi terburuk kami, kami tidak bisa membayangkan tragedi seperti ini terjadi di dalam perusahaan kami."

Spohr juga mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menjamin sepenuhnya kalau seorang pilot jahat ingin menabrakkan pesawat.

"Saya ingin mengulang, terlepas dari kriteria keamanan Anda dan bahkan jika amat, amat canggih, Anda tidak bisa mencegah peristiwa individual seperti itu, tidak ada sistem di dunia yang bisa melakukan hal itu," tegasnya.

Bagaimanapun Lufthansa menegaskan akan bekerja sama dengan pemerintah, otorita penerbangan, dan asosiasi pilot untuk mengkaji standar pelatihan dan perekrutan pilot.

Pegunungan Alpen

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Wartawan menanti perkembangan berita dari operasi pencarian puing dan jenazah.

Sebelumnya jaksa Marseille, Brice Robin, mengatakan pilot kedua dalam pesawat Germanwings tampaknya ingin 'menghancurkan pesawat' dengan mengutip informasi dari kotak hitam perekam suara di kokpit.

Jaksa Robin mengatakan pilot kedua yang bernama Andreas Lubitz secara sengaja mulai menurunkan pesawat ketika kapten pilot terkunci di luar kokpit.

"Kami mendengar pilot meminta pilot kedua untuk mengendalikan pesawat dan kami mendengar pada saat yang sama suara kursi digerakkan ke belakang dan suara pintu ditutup," tutur Robin kepada para wartawan.

"Pada saat itu, pilot kedua mengendalikan pesawat sendirian. Ketika dia sendiri, pilot kedua menekan tombol sistem pengawasan penerbangan untuk mengambil tindakan menurunkan pesawat."

Sumber gambar, BBC World Service

"Tindakan untuk mengendalikan ketinggian ini hanya bisa dilakukan secara sengaja," jelasnya.

Pesawat Airbus A320 dengan perjalanan dari Barcelona ke Dusseldorf itu jatuh di pegunungan Alpen Prancis.