Spanyol berkabung nasional selama tiga hari

Perdana Mentri Spanyol, Mariano Rajoy, pada saat rapat kabinet sebelum mengumumkan berkabung nasional selama tiga hari.

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Perdana Mentri Spanyol, Mariano Rajoy, pada saat rapat kabinet sebelum mengumumkan berkabung nasional selama tiga hari.

Perdana Mentri Spanyol, Mariano Rajoy, menyatakan hari berkabung nasional selama tiga hari di negara itu untuk mengenang para korban yang tewas dalam kecelakaan pesawat <link type="page"><caption> Germanwings 4U 9525 yang jatuh di pegunungan Alpen.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150324_airbus_prancis" platform="highweb"/></link>

Ia juga dijadwalkan untuk bergabung dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel, untuk mengunjungi lokasi jatuhnya pesawat di Prancis Selatan.

Pada pukul 11 GMT, penduduk Spanyol juga akan mengheningkan cipta selama satu menit.

Empat puluh lima orang korban merupakan warga negara Spanyol dan lebih dari 60 korban adalah warga negara Jerman.

<link type="page"><caption> Sedangkan 16 orang diantaranya adalah para pelajar di sebuah sekolah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150325_germanwings_korban_murid" platform="highweb"/></link> di Jerman, yang kembali dari kunjungan belajar di Spanyol.

Sekolah tersebut diliburkan hari ini (Rabu 25 Maret), tetapi para murid akan tetap berkumpul untuk mengenang rekan-rekan mereka yang meninggal dunia.

Sementara itu, Germanwings dilaporkan telah membatalkan tujuh penerbangan dari Dusseldorf hari Selasa (24/03) karena awak pesawat menyatakan tidak ingin melakukan penerbangan sesudah terjadi kecelakaan tersebut.

Menurut Germanwings, kebanyakan dari awak pesawat itu kenal baik dengan para awak yang menjadi korban kecelakaan, dan memaklumi keputusan mereka.