Korut tolak desakan Korsel soal kapal perang

Korsel menuding Korut sengaja melepaskan torpedo sehingga kapal Cheonan tenggelam pada 2010 lalu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Korsel menuding Korut sengaja melepaskan torpedo sehingga kapal Cheonan tenggelam pada 2010 lalu.

Korea Utara menolak desakan Korea Selatan untuk meminta maaf atas insiden tenggelamnya sebuah kapal perang yang menewaskan 46 jiwa pada 2010 lalu. Korut menyebut desakan Korsel “sebuah ejekan yang tidak bisa ditoleransi”.

Pernyataan Korut mengemuka selagi Korsel bersiap memperingati lima tahun insiden kapal Cheonan pada 26 maret 2010 lalu. Korsel berkeras bahwa militer Korut sengaja melepaskan torpedo sehingga <link type="page"><caption> Cheonan karam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/04/100424_koreaship" platform="highweb"/></link>.

Setelah Cheonan tenggelam, pemerintah Korsel membekukan proyek ekonomi antar-Korea. Seoul mengatakan pembekuan itu akan dicabut apabila Pyongyang meminta maaf.

“Korsel harus memahami bahwa ‘permintan maaf’ dan ‘ungkapan penyesalan’ tidak bisa dilakukan,” sebut pernyataan resmi badan militer Korut sebagaimana dikutip kantor berita KCNA.

Lebih jauh, pernyataan tersebut menegaskan bahwa teori Korsel yang merujuk Korut sebagai pelaku penenggelaman Cheonan ialah cerita fiksi.

Korut dan Korsel beberapa kali terlibat dalam insiden militer. Pada November 2010, dua marinir Korea Selatan tewas ketika Korea Utara melancarkan <link type="page"><caption> serangan artileri ke Pulau Yeonpyeong</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/11/101124_dunia_korut" platform="highweb"/></link>, yang terletak dekat perbatasan kedua negara.

Yang terkini, <link type="page"><caption> Korea Utara dituding menembakkan dua rudal jarak pendek</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150302_dunia_misil_korut" platform="highweb"/></link> ke laut ketika latihan militer tahunan Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang berlangsung.

Penyebaran film

Selain insiden militer, tensi tinggi juga meliputi kedua negara beberapa hari terakhir lantaran para pegiat Korsel berencana menyebarkan ribuan film the Interview ke wilayah Korut.

Korea Utara kemudian memperingatkan akan mengambil tindakan balasan.

Konsekuensinya, <italic><link type="page"><caption> penyebaran 10.000 ribu DVD the Interview</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150323_korea_interview" platform="highweb"/></link></italic>, bersama 50.000 selebaran anti-Korea Utara, tidak jadi terlaksana.

Film the Interview memarodikan pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Film the Interview memarodikan pemimpin Korut, Kim Jong-un.