Muslim Xinjiang Cina membantu ISIS

xinjiang
Keterangan gambar, Xinjiang di Cina barat mengalami serangkaian serangan dan bentrokan mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Warga Muslim Cina dari Xinjiang berperang bersama-sama milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, kata seorang pejabat tinggi Cina.

Pernyataan tersebut disampaikan Zhang Chunxian, ketua partai di Xinjiang, tempat tinggal kelompok minoritas Islam Uighur.

<link type="page"><caption> Xinjiang yang berada di Cina barat mengalami serangkaian serangan dan bentrokan mematikan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150112_cina_xinjiang" platform="highweb"/></link>dalam beberapa tahun terakhir.

Berbicara di sidang tahunan parlemen Cina pada hari Selasa (10/03), Zhang mengatakan terdapat "warga Uighur yang pergi ke luar negeri dan bergabung dengan ISIS".

"Kami juga menemukan sebagian yang ikut berperang di sana, kembali ke Xinjiang dan melibatkan diri dalam sejumlah kegiatan terorisme," tambah Zhang.

Pernyataan pejabat ini disampaikan sekitar tiga bulan setelah media pemerintah the Global Times melaporkan terdapat sekitar 300 warga Cina berperang dengan ISIS di Irak dan Suriah, dengan mengutip sumber pihak keamanan yang tidak disebutkan namanya.

Sulit untuk memastikan berbagai laporan kejadian terkait dengan Xinjiang.

Akses untuk wartawan asing di wilayah yang berbatasan dengan Asia Tengah itu dibatasi, demikian juga dengan informasi yang diizinkan keluar.