Niger mengirim pasukan ke Nigeria

Sumber gambar, AFP
Parlemen Niger memutuskan pengiriman pasukan ke Nigeria lewat pemungutan suara untuk mengatasi kelompok Islam militan Boko Haram.
Pemungutan suara dilakukan setelah Boko Haram menyerang sebuah penjara dan meledakkan bom mobil pada hari Senin (09/02) di kota Diffa, dekat perbatasan Niger dengan Nigeria.
Para anggota parlemen secara bulat mengizinkan penempatan 750 tentara bersama-sama dengan kekuasan kawasan untuk memerangi Boko Haram.
Kelompok Islam militan ini semakin mendekati wilayah negara-negara tetangga Nigeria.
Hari Sabtu, <link type="page"><caption> Nigeria, Kamerun, Chad, Niger dan Benin sepakat membentuk pasukan berkekuatan 7.800 orang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150201_bokoharam_nigeria" platform="highweb"/></link> untuk melawan kelompok itu.
Boko Haram melakukan serangan pertama di Niger minggu lalu, dan bersumpah akan mendirikan negara Islam.
Presiden Niger Mahamadou Issoufou, seorang Muslim, bersumpah mengalahkan Boko Haram.
"Semua warga Niger mengetahui orang-orang ini bukan Muslim. Sebaliknya, apa yang mereka lakukan tidak membantu Islam," katanya.











